Anthem telah lama dipuji sebagai salah satu novel klasik Ayn Rand yang menjadi pendahulu yang tegas atas mahakaryanya yang lahir kemudian, The Fountainhead dan Atlas Shrugged. Dalam Anthem, Rand meneliti masa depan yang menakutkan di mana individu tidak memiliki nama, tidak ada kemerdekaan, dan tidak ada nilai. Equality 7-2521, tokoh utama novel ini, hidup di zaman kegelapan masa depan. Semua k…
Jika beruntung, pengunjung Benteng Fort de Kock boleh jadi akan menemukan kupu-kupu besar cokelat yang disebut rama-rama. Ia hinggap di meriam bekas peninggalan Belanda yang terpajang di pelataran halaman benteng. Kadang bertengger di tiang-tiang, jendela, atau tangga besi. Konon, bila kupu-kupu besar itu datang ke rumah penduduk, ia menjadi pertanda tuan rumah akan kedatangan tamu. Dari sekian…
Saya kerap memosisikan diri saya di luar diri saya; menonton diri saya sedang terlibat dalam suatu peristiwa. Cara tersebut saya gunakan untuk memberi jarak antara peristiwa dan emosi. Dengan begitu, saya lebih bisa melihat peristiwa tersebut dengan sudut pandang paling praktis, yaitu sudut pandang ekonomi. Para tokoh dalam buku ini saya bangun berdasarkan motif-motif ekonomi: tawar-menawar,…
Goenawan menulis puisi (terakhir Don Quixote), karya lakon (terakhir Amangkurat, Amangkurat, dipentaskan di Jakarta dan Kuala Lumpur), novel (Surti dan Tiga Sawunggaling) dan sampai hari ini menulis tiap pekan Catatan Pinggir di Majalah Tempo, esai-esai pemikiran yang di tahun 2017 dikumpulkan sampai 12 jilid. Orfeus, sebuah sajaknya ditafsirkan dalam koreograf I oleh Melati Suryodarmo, di mana…
“Seorang intelektual kelas berat dan virtuoso sastra sejati, Milan Kundera, mengambil kompleksitas-kompleksitas Freud yang paling diperhitungkan dan dengan penuh olok-olok membalikkan semua itu dalam suatu aksi permainan sulap hingga ia sanggup menangkap hasrat tergelap dan terdalam kita sebagai manusia. [ . . . ] Dunia Kundera begitu rumit, penuh olok-olok dan paradoks.” —Abe Ravitz, Cle…
"Dengan kadar surealisme yang pekat, puisi-puisi Kiki masih juga bisa menempuh sikap ilmiah atau kuasi-ilmiah, yakni dengan menyerap fenomena sains yang keras dan mengolahnya menjadi peristiwa puitik yang merangsang imajinasi pembaca." −Zen Hae, kritikus sastra (Tempo, 14-20 Januari 2019)
Faruq Juwaidah adalah penyair modern ternama berkebangsaan Mesir, kelahiran 10 Februari 1945. Ia berkarier sebagai jurnalis di salah satu surat kabar tertua Mesir, Al-Ahram, dan telah menerbitkan 20-an buku dalam berbagai genre, mulai puisi, prosa-lirik, drama, serta kritik wacana kontemporer, baik dalam bidang ekonomi, budaya, maupun politik. Sebagai penyair, ia terkenal dengan sajak-sajak cin…
"Aku tahu komu dari Afganistan. Alur pemikiranku seperti ini: 'Ini tipe pria dari bidang medis, tapi dengan ouro militer. Jelas seorang dokter tentara. Dia baru datang dari negara tropis, karena wajahnya gelap, dan itu bukan warna olami kulitnya, karena pergelangan tangannya cerah. Dia telah mengalami penderitaan dan penyakit, terlihatjelas dori wajahnya yang tirus. Lengan kirinya cedera. Dia m…
“Andai aku diberi pilihan tentang suatu negeri Kukatakan bahwa engkau adalah negeriku Jika aku melupakanmu, oh kekasih hidupku Maka hatiku yang tulus juga akan melupakanku Jika aku tersesat di tengah jalan Di matamu alamatku” (Faruq Juwaidah)
“Jadilah!” pungkas Dewata. Dewata memberi tanda balo pada kulit mereka, agar mereka bisa merenungi kesalahan masa lalu. Leluhur mereka yang diutusNya, memercayai roh yang Ia ciptakan sebagai tipuan. Hal itu sengaja Ia lakukan untuk menguji mental dan kesetiaan mereka. Dewata kecewa, sebab Ia menghendaki terciptanya semesta, agar mereka menggunakan akal dan tak berpaling. Dewata juga me…
Ava Kinara memutuskan pindah negara ketika hidupnya memburuk ke titik terendah. Ia pergi ke sebuah kota yang berjarak tiga ribu kilometer, Chiang Mai, demi mencari arti sebuah rumah; sebuah tanah air. Sejak kecil Ava selalu merasa asing dan diasingkan. Seolah ia terlahir dan hidup di sebuah tempat yang salah dan orang-orang membencinya. Kulit putih susunya dan mata almonnya tidak pernah tepat b…
Aku tidak pernah merasakan perasaan semacam ini. Ada rasa hangat yang menjalar di dadaku ketika tangan Gio terulur mengacak rambutku. Tidak ada yang pernah memberitahuku bahwa seseorang bisa membuatmu merasakan kehangatan semacam ini. Nyaris setahun aku mempercayai omongan Mama, bersikap seolah aku membenci orang lain meskipun sebenarnya aku hanya membenci diriku sendiri. Sejak kapan aku me…
Ada kebanggaan tersendiri ketika penyair menerbitkan buku puisi; berbagi karya kepada khalayak ramai, tak sekadar proses dokumentasi. Lebih dari itu, penerbitan buku puisi merupakan pembuktian eksistensi seorang penyair. Karya puisi menunjukkan seberapa besar konsistensi dalam menulis dan ‘merekam’ pengalaman batin penyair. Puisi-puisi dalam buku kumpulan puisi kedua ini saya tulis sepan…
Sering kenangan datang tak bilang bilang. Misalnya saat duduk di meja makan. kau tak di gugah rasa lapar, tapi justru di banjiri ingatan. "Lohita, Ayah tahu, kamu mencintai buku buku seperti ayah mencintai besi-besi." Begitulah kalimat pembuka surat itu. Lohita Sasi tidak pernah menyangka kalau kepergian ayahnya meninggalkan wasiat yang sulit di laksanakan. Sebagai seorang pandai besi terkenal …
Alam kerap mengirim pertanda akan datangnya suatu kejadian besar. Malam itu, langit berubah serupa bejana air raksasa yang dibalikkan, hingga menumpahkan seluruh isinya. Ada yang mengenangnya sebagai malam tergulita yang pernah menyungkupi kampung. Hujan menggemuruh, angin menebar tempias, membuat orang lebih memilih merapatkan kemul sarung. Area istal senyap, deretan bendi membisu, kuda-kuda t…
Gil, suatu hari ia menemukan buku puisi yang ditulis oleh seorang laki-laki bernama Eros. Setiap kali membaca puisi-puisi itu, ia diserang deja vu aneh. Di luar dugaannya, beberapa hari setelah menemukan buku puisi itu, ia bertemu dengan Eros, sang penyair, lelaki misterius yang datang dan pergi begitu saja. Laki-laki itu seperti mengenal Gil, dan tahu apa saja yang sudah melanda hidupnya. G…
Yatim piatu pada usia dini, Philip Ashley dibesarkan oleh sepupunya yang bernama Ambrose. Ambrose yang masih lajang sangat menyayangi Philip. Bahkan Ambrose menjadikan Philip sebagai ahli warisnya. Namun, hubungan kekeluargaan yang damai di antara kedua orang itu hancur setelah Ambrose memulai perjalanan ke Florence. Di sana, Ambrose jatuh cinta dan menikah, kemudian dia mati mendadak. Cembu…
siapakah yang berjalan sendirian. bayang-bayang. menyusur ribuan kenang. Aku mengingatmu. ketika angin sasap. senyap. lindap dan tuhan hilang di ujung ratap. Puisi adalah peristiwa hari ini. Saya menulis segala yang saya lihat dan rasakan, baik secara lahir maupun batin. Bukan sekadar kata-kata yang dirangkai sedemikan rupa agar menjadi indah. Puisi bagi saya adalah esensi. Robi Akbar
Dengan kalimat-kalimat pembuka yang menyentak (“Bagaimana cara mereka memotong lidahmu?”) dan kerap sureal (“Aku tumbuh menjadi pohon”), cerita-cerita di buku ini membuhul kepiawaian mendongeng Faisal Oddang dengan kepekaannya untuk menciptakan gambaran-gambaran yang seolah-olah berada di ambang antara dunia nyata dan tak-nyata yang berlatar Sulawesi. —Ronny Agustinus, penerjemah …
Sebuah Surau bercerita tentang surau berumur 100 tahun. Surau yang didirikan untuk mengganti surau lama yang diruntuhkan. Surau yang terlahir dari pohon jati tua, yang ditanam oleh ayah dari Kiai Moekti. Surau yang dilahirkan dalam iringan selawat nabi. Kiai Moekti seorang alim, dirinyalah yang mendirikan dan mengurus surau dan mengajar mengaji, menanamkan akhlak Kanjeng Nabi Muhammad Saw. k…
Seratus tahunan setelah Kekaisaran Romawi hanya menyisakan bagian timurnya dan mencoba terus bertahan di bawah nama Bizantium, ketika Kerajaan Melayu yang sedang tumbuh subur di Jambi baru saja menjadi bagian Kerajaan Sriwijaya di Pulau Emas: di perbatasan Arab dan Syam, sebatang pohon yang saking lebat-hijau-dan-tebal kanopinya menyerupai brokoli raksasa … menangis tersedu-sedan. Daunnya …
“Jika benar ayahku seekor anjing, atau dikutuk jadi seekor anjing; dosa macam apakah yang tengah ditanggung oleh ayahku? Wahai Dayang Sumbi, ibuku yang malang, kau tak pernah bisa menjawab pertanyaanku semacam ini. Karena itu, aku tidak percaya bahwa kau ibuku! Aku juga tidak percaya bahwa ayahku seekor anjing!” teriak Sangkuriang, pada sebuah sore yang muram, di sebuah Hutan Larangan yang …
Sekelompok pasukan menyerang Dusun Khae Khwa. Senjata api menyalak. Senjata tajam berkelebat. Orang-orang menjerit dan berhamburan. Dalam kekacauan itu, ibu dan adik Begum diseret menuju kematian. Begum sendiri bisa meloloskan diri dari peristiwa itu. Ia menerobos desingan peluru, lalu pergi ke tempat yang entah. Namun, selepas itu, ia justru terjebak dalam kekacauan yang lain, kebiadaban yang …
Kropos adalah seorang prajurit, seorang pemberontak, seorang warga—Kropos bisa berarti siapa saja—yang mengabdikan diri untuk Kerajaan. Sebagaimana alat, dia siap digunakan dalam bentuk apa pun demi menciptakan kondisi yang lebih baik dalam masyarakat. Dalam perjalanan hidupnya yang berdarah-darah, pembaca akan melihat gambaran besar sebuah bangsa yang jatuh dari satu tragedi ke dalam trage…
Seorang pelaut ulung tidak pernah bisa diceraikan dari laut. Ketika pertama kali membaca buku Bajak Laut karangan La Side, ada hubungan erat antara kolonialisme, kebudayaan maritim, dan kesenjangan ekonomi yang ditunjukkan melalui pesta pernikahan para bangsawan. Dan dengan segera—kausalitas dari tujuan Alfonso de Alburquerque berlayar ke Asia kian tidak tertebak—melahirkan kolonialisme, mo…
Buku ini berkidah tentang Jakarta pada sepuluh tahun setalah Indonesia merdeka. Semua orang ingin bicara dan didengar. Semua orang berebut minta diurus. Semua masih semrawut dan kacau, sementara gagasan-gagasan besar baru mulai tumbuh. Koran mengambil peran tetapi preman-preman masih sangat garang.
Novela yang anda pegang ini mengisahkan sebuah bangunan asrama dalam masa lalu seorang perempuan yang menyendiri. Suaminya bekerja di luar negeri. Ketika sepupunya meminta tolong mencarikan asrama untuk tempat tinggal selama menempuh kuliah di Tokyo, si tokoh utama teringat akan asrama lamanya. Di tempat yang dikunjunginya ini berbagai perasaan ganjil terkuak kembali. Asrama dikisahkan denga…
Pada tahun 1970-an, sebuah kapal penyeberangan terombang-ambing di tengah Danau Toba. Kapal itu berencana menyeberang dari Parapat ke Tomok. Air danau yang sebelumnya tenang mendadak beringas, siap menelan kapal kayu dua lantai itu. Badai harus dihentikan. Jika tidak, mereka semua akan karam. Mata kapten kapal berhenti pada seorang perempuan. "Dia keturunan Sipanggoran," ujarnya. Perempuan S…
“Aku hanya bisa memberimu cinta yang berpijar dari hati…,” ucapnya suatu sore menjelang senja di sebuah kafe murahan. Kami hanya memesan es teh manis, plus 2 potong pisang goreng. “Kuharap kamu mau mengerti betapa ketulusan hati jauh lebih berharga dari kemilau berlian….” Rumah yang kucari ini lebih tepat disebut kastil. Tak ada rumah lain di sekitarnya. Ya, hanya sendiri berdiri…
Bagaimana cara untuk melatih kemampuan berbicara di depan publik? Jawaban lengkapnya ada di buku ini. Di dalamnya, telah disajikan berbagai tips, teknik, cara, dan trik cerdas berbicara di depan publik. Selain untuk para profesional, mahasiswa, atau siapa pun cocok menggunakan buku ini. Disadari ataupun tidak, berbicara di depan publik merupakan pekerjaan yang susah-susah gampang. Gampang…