Siapakah Pietr si Latvia? Apakah dia seorang pencuri? Seorang pemabuk Rusia di bar kotor? Kapten laut Norwegia yang sudah menikah? Mayat bengkok di kamar mandi kereta api? Atau semua itu memang Pietr si Latvia? Superintenden Maigret, seorang ajun komisaris besar polisi pemberani yang melacak musuh misterius dan jejak mayat tersebut, harus menunggu waktu yang tidak sebentar untuk menemukan jawab…
"Aku tidak tahu kenapa kamu selalu melukis orang secara terpisah. Ini menyedihkan! Apakah mereka tidak bisa berada dalam satu bingkai yang sama? Berbagi tempat yang sama?" Terlahir dari keluarga yang tak bahagia, Anna memutuskan untuk tidak akan menikah. Ia bertekad untuk membesarkan dan membahagiakan Sasa, anak mendiang sahabatnya. Suatu ketika ia bertemu Tony, pria yang mengantarkan Sasa…
"Habiskan," katanya. Matanya setengah melotot, seperti mata robot. Aku menjilat lelehan es krim. Entah kenapa aku merasa seperti menjilat getah dari pohon yang dilukai. Aku pernah melihat pohon yang dilukai. Kakakku yang melukainya. Dengan paku kakakku membuat gambar hati dan menuliskan namanya dan nama seseorang yang tidak kukenal. Beberapa hari kemudian aku melihat dari gambar itu meleleh …
Orang Gagal adalah novel kedua dari penulis Jepang terkemuka pascaperang, Osamu Dazai. Ia menceritakan kisah pedih dan mempesona seorang pemuda bernama Oba Yozo yang terperangkap di antara terpecahnya tradisi keluarga bangsawan Jepang utara dan dampak munculnya gagasan Barat. Novel ini terdiri dari 3 buah buku catatan Oba Yozo yang lahir di sebuah desa terpencil di wilayah utara Jepang dan t…
Di suatu bagian dalam Les Mots, Sartre menulis: “Meski tak terlihat di kegelapan, buku tetap berkilau demi dirinya sendiri. Di kemudian hari, akan kuberikan kepada karya-karyaku nada keras setajam sorotan cahaya itu, dan lebih nanti di kemudian hari, di tengah-tengah puing-puing perpustakaan, karya itu akan lebih lestari daripada manusia sendiri.” Nukilan dari Sartre agaknya sedikit banyak …
Hatiku jendela yang membuka Seperti kulihat wajahku ke dalam cermin Maka di dalam cermin itu kulihat wajahmu juga Yang menerangi bahwa hari ini adalah puisi indah - Hari Ini adalah Puisi Indah Setelah menulis sajak, lalu membacanya ulang, saya menjadi yakin, sajak merupakan harapan di antara tampilan citraan, dan pernyataan, yang ditegakkan untuk merobohkan keputusasaan dalam realitas hi…
"Saya tidak bisa berpura-pura mengetahui bagaimana menulis itu seharusnya dilakukan, atau apa yang oleh seorang kritikus yang bijak akan disarankan kepada saya agar dilakukan untuk meningkatkan tulisan saya" Petikan di atas merupakan pernyataan Russell terkait bagaimana ia menulis. Sebagaimana diketahui, minat Russell itu sangat luas dan beragam, yang berkembang dari tahun ke tahun. Di Cambr…
Buku ini mengkritisi sejumlah hal yang berkaitan dengan perkembangan karya sastra Indonesia, terutama yang berbasis cerpen dan puisi, yang dihasilkan oleh sastrawan Indonesia sepanjang tahun 1990–2000. Buku ini diharapkan dapat memberi perspektif lain dalam upaya mengkritisi pertumbuhan karya sastra Indonesia agar tidak hanya terpaku pada angkatan tertentu sebagaimana yang diajarkan dalam kur…
Bintang gemintang berjatuhan ingin mendekat kepadanya sampai-sampai seluruh penjuru terang benderang dihujani cahaya Gedung paviliun kaisar Rum satu per satu menampakkan diri sampai-sampai semua orang di Lembah Makkah dapat melihatnya *** Buku puitis karya Imam Bushiri ini adalah sekuel kedua dari buku (kitab) terkenal Qasidah Burdah, yang jamak dibacakan dan didendangkan oleh um…
Tahta Sungkawa merupakan kumpulan puisi terbaru Binhad Nurrohmat. Ditulis ketika pandemi tengah berlangsung. Masa ketika bermiliar rasa khawatir dan ledakan statistik kematian bagaikan perayaan besar yang gaduh dan muram terjadi setiap hari dan yang tak mustahil menginfeksi kehidupan manusia. Menurutnya, hidup di masa pandemi membuatnya merasa menjadi makhluk berdarah dingin: asyik dengan kata …
Han Na o Han Na, katakan padaku kematian macam apa yang tak akan menundukkan kepala di hadapan mata si gila? Sungguh menyenangkan usiaku lewat sia-sia karena membayangkanmu Tersenyum-senyum sendiri melihat wajahmu meloncat dari satu benda ke benda lain Sedih mengharu-biru kala teringat kau dan aku tak mungkin bisa bersatu * Sajak-sajak di dalam buku ini saya buat dalam rentang wakt…
Puisi-puisi dalam buku ini menjadi semacam percakapan puitik Rieke Diah Pitaloka dan Agus Noor. Dari satu puisi ke puisi lainnya, ada semacam tema yang membuat puisi-puisi itu saling terkait dan terikat. Puisi menjadi ruang untuk saling berbagi, juga menjadi semacam jeda, untuk menikmati kenangan dan hal-hal lainnya. Maka, puisi-puisi dalam buku ini, seakan berada dalam ketegangan yang menga…
Antologi puisi Negeri Daging adalah sebentuk “keistiqomahan” penulisnya dalam mengikuti perjalanan kehidupan makhluk Tuhan yang ia cintai: manusia dan Indonesia. Apa yang tertuang di dalamnya secara langsung, jernih, dan benderang mampu mengungkap sikap dan gerak hati penulisnya. Tak ada lagi beban untuk memilih-milih dan memacak kata yang indah, agung, dan “puitis”. Seperti setia…
wahai kepulangan, bau amis laut membentangkan kehampaan ke mana perginya kebahagiaan? sebab adat membenamkan pertemuan dan menelan kebisingan * Apakah saya akan menulis puisi sampai mati? Berkali-kali saya pernah mencoba berhenti menulis puisi. Namun, panggilan menulis itu datang lagi. Beberapa tahun saya abaikan puisi karena kesibukan kantor. Namun, huruf-huruf bermunculan dalam mimpi-mi…
Kekhusyukan adalah gelombang Yang mengendap jauh di balik dada Hempasan ombak yang mengental Pada lubuk hati. Adapun keheningan Tak lain puncak tertinggi dari puisi Yang dibangun seorang penyair Menjadi doa. Sebuah menara sunyi Yang tegak di antara kehancuran Dan kebangkitan kembali kata-kata
Berbeda dengan puisi tema lain yang kadang memiliki motif tertentu, entah itu politis maupun estetis, bagi saya puisi cinta—meminjam istilahnya Umbu Landu Paranggi—adalah puisi “zero referensi”. Puisi yang tak membutuhkan rujukan laiknya puisi dengan tema yang lebih spesifik. Begitu pun puisi bertema maut (dalam pengertian luas) yang menjadi bagian kedua di buku ini. Sebagaimana cint…
Sepanjang sejarah interaksi perempuan dan lelaki di dunia ini, perempuan banyak mengalami perlakuan yang tidak nyaman dan diskriminatif, khususnya di masyarakat Timur Tengah. Meskipun tanah Timur Tengah menjadi tempat turunnya berbagai kitab suci yang membawa pesan-pesan kemanusiaan, keadilan dan kesetaraan, namun perempuan di tanah sakral tersebut seakan-akan masih menjadi tumbal dari kedigday…
lima hari berbantal ombak berselimut angin baru kutiba di pantai losari pisang panggang dan sarung makassar yang merah kesumba mengajarku hidup di laut karena lama di darat aku tak betah olle ollang memanjat ombak mengejar angin menurut cerita aku ini keturunan pejuang penguasa laut jawa pada abad-abad yang lalu
Dokter Setengah Malaikat Eriyandi Budiman Yang Gugur di Kios Cukur Gunawan Tri Atmodjo Kucing yang Terbelah di Kota Hujan Bamby Cahyadi Kelinci Calvino Kiki Sulistyo Waktu Akasa Dwipa Maaf, Tapi Kamu Harus Musnah Agus Edi Santoso Cinta Itu Babi Dadang Ari Murtono Bagaimana Kalau Kita Saling Membunuh Saja Daruz Armedian Semua Bermula ketika Seekor Ikan Mati Yet…
Nama buku Kumpulan Puisi ini benar-benar menggambarkan alam Penyair dan puisi-puisinya. Asmaraloka. Catatlah, kelahiran Penyair Cinta ini. Usman Arrumy. -KH. A Mustofa Bisri Usman Arrumy menurut hemat saya adalah seorang penyair penghayat. Buku-buku sufi yang ditelaahnya cukup banyak. Bahkan ia telah menerjemahkan puisi-puisi Sapardi Djoko Damono ke dalam bahasa Arab, dan hasilnya bagus. Be…
“hana nguni hana mangke tan hana nguni tan hana mangke” Selarik kata-kata dari Amanat Galunggung itu jika diterjemahkan, kira-kira begini artinya: ada masa lalu maka ada masa kini, tak akan ada masa kini kalau tidak ada masa lalu. Mereka, masa lalu, masa kini, dan masa depan, bersatu dalam satu tubuh. Tubuh waktu. Puisi bagi saya adalah masa lalu, masa kini, dan masa depan. Puisi mencari…
Aku merindukan sungai kecil Pada kedua matamu Aku melihat dirimu Sebagai pagi, bait puisi Juga impian Aku mendapatimu Pada segala hal yang menggairahkan Aku sudah melampaui dosa-dosa malam Aku sudah memaafkan Zaman edan pada dirimu Faruq Juwaidah
Bangun tidur, ia langsung menghidupkan telepon genggam: mudah-mudahan ada pesan. Masih ngantuk. Masih ada kabut mimpi di matanya. Masih temaram. Sebenarnya apa perlunya pagi-pagi menyalakan telepon genggam? Paling-paling cuma dapat pesan ringan: “Bagaimana tidurmu semalam? Tadi saya menunggu lama di kuburan.”
“Dia pembunuh.” “Apa menurutmu aku tidak tahu itu?” kata Rose. “Demi Tuhan, apa maksudmu—” “Tidak ada yang bisa kau ceritakan kepadaku.” “Dasar kau anak gila—menikahinya padahal tahu itu. Sebaiknya kau kubiarkan saja kalau begitu.” “Aku tidak keberatan,” sahut Rose. Rose—yang muda dan naif—tahu betul bahwa pemuda yang dicintainya telah membunuh. Tapi dia …
Adeline, seorang gadis yang semenjak kecil hidup dalam kesepian. Ketika tumbuh menjadi sosok yang menawan, nasib buruk terus menghantuinya. Dimulai dari rencana sang ayah yang hendak berbuat keji terhadap dirinya, ia melarikan diri namun tertangkap dengan mudah. Disekap lalu ditemukan oleh sepasang suami istri. La Motte bersama pembantunya, Peter. Kepada tiga orang ini, Adeline menggantungka…
Buku ini adalah semacam dapur kecil Jokpin. Di dalamnya dia menghidangkan pelbagai resep, bumbu, dan peralatan memasak untuk sajak-sajaknya. Kita akan menemukan aroma, asam manis pahit pedas kata di balik penciptaan sajak-sajak Jokpin yang sebagiannya sudah sangat populer seperti Celana, Kamar Mandi, dll. Tak hanya itu: Jokpin juga menyingkap sejumlah kiat yang amat berguna bagi yang ingin m…
Anton Chekov Danilo Kiš David Albahari Franz Kafka Fyodor Dostoyevsky Herta Müller Jaroslav Hasek Karel Čapek Laszlo Krasznahorkai Leo Tolstoy Ludmilla Petrushevskaya Miljenko Jergovic Olga Tokarczuk Svetlana Alexievich Wladyslaw Reymont
Habel dan Veronika berciuman di malam tahun baru. Ini menjadi awal surat menyurat di antara mereka. Surat-surat itu membuat dunia Habel yang sebelumnya hanya berisi ayat-ayat kitab suci dan doa-doa, kini dipenuhi celoteh Veronika. Sebaliknya, dunia Veronika yang sebelumnya dipenuhi kekecewaan akan Tuhan perlahan terisi oleh doa-doa dan ayat kitab suci. Keduanya belajar untuk berdamai dengan dir…
Putu Wijaya adalah seorang tukang cerita profesional dan ahli ngobrol yang piawai. Hampir semua yang kelihatan di mata atau tersentuh kakinya dapat dijadikannya sebuah cerita atau obrolan yang memikat: seekor coro, majalah TEMPO, sebuah pistol, perayaan lebaran, sepak bola dan PSSI, sekolah, rumah yang digusur, SDSB, PPN, pesta, mesin tik dan komputer atau Indonesia tahun 3000 dan malam tahun b…